Selasa, 23 Februari 2021

Mencintai Profesi Sepenuh Hati Hingga Menggapai Prestasi

 

Mencintai Profesi Sepenuh Hati Hingga Menggapai Prestasi

Belajar Menulis Gelombang 17

·                     Pertemuan Ke-22 : Senin, 22 Februari 2021

·                     Waktu : 19:00 s/d 21:00 WIB

·                     Pemateri : Dede Suryana

·                     Moderator : Aam Nurhasanah

·                     Topik : Motivasi Berprestasi

·                     Peresume : Sri Marwaningsih (marwaningsihsri@gmail.com

Pertemuan malam ini Senin, 22 Februari 2021 belajar menulis kelas PGRI yang diprakarsai Omjay dan narasumber yang luar bisa hebatnya. Malam ini kelas yang sangat unik karena bertepatan dengan materi pertemuan ke-22 ditanggal juga 22 kami berharap semoga membawa keberkahan dan kemanfaatan bagi sesama. Keunikan ini suatu kenikmatan yang harus kita syukuri karena bertemu dengan narasumber berjiwa ikhlas dalam beramal sholih menuju surga Allah kelak di kemudian hari. Aamiin yaa Rabbal Alamiin.

Materi kelas onlien WAG  kali ini sungguh sepesial dan sangat eksklusip dari materi sebelumnya sangat menampar wajah yang berada di zona nyamaman. Belajar dari Abah Dede yang memiliki kekuatan mental penuh kesabaran dan rasa cinta pada dunia pendidikan mengantarkan beliau mencapai puncak pristasi yang gemilang. Banyak cara yang dapat ditempuh agar mendidik peserta didik dengan sepenuh hati mengerahkan seluruh jiwa dengan kekuatan emosi cinta kasih dan  berdedikasi tinggi mencerdaskan anak bangsa.

Sungguh beruntung bisa bergabung bertemu guru-guru berprestasi tak kenal lelah mendidik anak negeri di kelas PGRI. Pertemuan belajar menulis yang ke-22 mendatangkan narasumber Bapak Dede Suryana, S.Pd, M.M berstatus guru honorer di SMP Tunas Harapan Cibatu, SDN Putraco Indah Bandung dan SDS Kemala hingga sekarang  sejak tahun 1987 menjadi guru honorer kurang lebih selama 34 Tahun. Dipandu moderator andalan kelas ini Ibu Aam Nurhasanah, S,Pd. Beliau mencintai profesi guru sepenuh hati panggilan jiwa sejati menyatu dalam sukama dirinya. Guru pekerjaan mulia tanpa guru profesi apapun tidak  akan terjadi. Guru merupakan fasilitaor dan pelayan peserta didik kelak akan menuntun kita ke Surga Allah SWT. Syukuri nikmati sebagai guru ASN maupun Honorer Allah tidak membeda-bedakan lebel itu, yang membedakan adalah ketaqwaan dan cara kerjaka kita dihadapan sang khaliq.

 Prestasi bukan tujuan utama bagi beliau tetapi dengan sepenuh hati menjalankan profesi pendidik prestasi pasti akan mengikuti. Segudang prestasi yang diraih merupakan bonus dari Allah SWT.

Dalam hidup akan dipertemukan dengan pertemuan yang misterius, setelah orang lain mengakui kemampuan dan keunggulan diri kita maka akan memicu sikuit yang luar biasa dipertemukan dengan pertemuan misterius yakni peluang meraih impian.

Dalam hidup selalu mencatat apa yang harus dikerjakan dan kerjakan yang sudah dicatat artinya kalau ada tugas kerjakan, kalau ada ide tuliskan, nanti pasti akan timbul permasalah dan kesulitan, untuk mencari solusi yang pertama dilakukan adalah bertanya, karena ada istilah, ciri orang yang berfikir adalah bertanya. Berkarya dan mengupgrade pengetahuan untuk lebih baik lagi, karena guru zaman NOW, adalah guru yang harus nyaman didalam zona ketidak nyamanan dan guru pembelajar yang tidak berkesudahan.


                                                           kegiatan Abah di kelas inklusi.

Materi malam ini merupakan momen yang baik untuk mengasah  kemampuan  dengan berkolaborasi menambah amunisi terus bergerak dan menggerakkan guru agar meninggalkan zona nyaman. Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, hari esok harus harus lebih baik dari hari ini. Rasulullah SAW berpesan kepada Umat manusia kalau hari ini sama dengan hari kemarin adalah orang yang merugi.

Pesan Abah diakhir menutup kelas jangan pernah lelah belajar dan mencari ilmu karena akan lebih lelah dan tersiksa apabila dikemudian hari kita tidak memiliki ilmu. Jangan pernah memaksa karena mereka akan melawan,dan jangan pernah mengancam ,karena mereka akan melawan, lantas apa yang harus kita berikan kepada siswa kita, sederhana jawabannya, berikan mereka “Cinta niscaya mereka akan memberikan segalanya”. Cintai profesi kita, insya Allah nanti akan datang takqir baik yang misterius menghampiri diri dengan penuh optimis berusaha sekuat tenaga tak lupa mengharap hal terbaik dari Allah SWT.

 

 

 

 

4 komentar:

  1. Mantapp. Semangat.. Terima kasih sudah mengerjakam tugas dengan baik.

    BalasHapus
  2. Iya ibu Aam terimakasih supportnya semoga bisa tertular ilmunya seperti ibu Aam yang selalu menginspirasi

    BalasHapus

Tips Guru Berbagai Menulis dan Meneliti

Tips Guru Berbagai  Menulis dan Meneliti Belajar Menulis Gelombang 17 ·                      Pertemuan Ke -24 : Jum’at , 26 Februari 202...