Selasa, 09 Februari 2021

Taman Baca Masyarakat Mr.Bams Pembangkit Semangat Literasi

 

Taman Baca Masyarakat Mr.Bams Pembangkit Semangat Literasi

BELAJAR MENULIS GELOMBANG 17

Pertemuan  15      :     Jum'at, 5 Februari 2021

Waktu                  :     19:00 s/d 21:00 WIB

Narasumber         :     Bambang Purwanto, S.Kom, Gr

Moderator            :     Sucipto Ardi,S.Pd

Topik                   :      Mengelola Taman Bacaan

Peresum               :     Sri Marwaningsih (marwaningsihsri@gmail.com)

 


       Literasi tidak asing bagi dunia pendidikan yang bermakna kemampuan yang dimiliki oleh seseorang dalam berkomunikasi melibatkan membaca, berbicara , menyimak dan menulis untuk menyampaikan suatu pendapat yang bermakna dan bermanfaat bagi orang lain. Literasi lebih ditekankan pada mengolah dan memahami informasi saat melakukan proses membaca dan menulis agar terampil dalam mentransformasikan tulisan. Pada era 4.0 kemudahan dalam segala segi kehidupan telah nyata membantu  diberbagai ranah kehidupan. Jika tidak giat berliterasi maka akan tergilas oleh waktu yang tak mengenal kemampuan seseorang.

       Tepat sekali malam ini pelatihan menulis Jum’at. Tanggal 5 Februari 2021 menghadirkan narasumber hebat terkenal dengan kalimat bahagia dan pecinta literasi mencerdaskan anak negeri. Dipandu moderator handal Bapak Sucipto Ardi. Materi sangat memukau peserta pelatihan bagaikan sinar surya yang hinggar bingar menembus cakrawala pandang tak terbatas sekat dan waktu.

        Saya hampir sama dengan Pak Mr. Bams tapi sunguh sangat jauh berbedaannya. Beliau lebih luas jangkuaan terbangnya dibanding saya masih jalan di tempat. Saya mengelola sebuah kegiatan di rumah dengan nama traning center “Asfara Mustofa” bergerak dibidang sosial keagamaan. Kajian rutin baca tulis Al Qur’an (tahsin Al-Qurqan) setiap Minggu kami beri nama Minggu  ceria mulai jam 07-08.30. Masyarakat sangat antusias berdatangan belajar Al quran. Malam hari setelah sholat Isyak berjama’ah. Mengadakan pembelajaran baca tulis Al Quran para ibu dan bapak serta remaja di sekitar kampung saya dengan “metode Tarsanah” untuk memudahkan cepat bisa membaca Al quran. Pada setiap awal bulan kami mengadakan pengajian akbar untuk mendalami materi agama.

       Materi yang kami ajarkan tentang Fikih meliputi tata cara peribadatan secara vertikal maupun horizal, Akidah Aklaq tentang bagaimana beradab sesama manusia, alam sekitar dan makhluk ciptaan sang Kholiq. Sirah nabawi sejarah para Nabi dan Rasul. Rumah Traning center Asfar Mustofa menempati tanah seluas 500 m2. Bangunan rumah berciri khas rumah Jawa Tengah bernama rumah Limasan tanpa sekat hanya pembatas tembok kanan,kiri dan belakang bahkan tanpa pagar. Halaman rumah ditanami warung hidup atau apotik hidup. Hasil dari tanaman kami berikan kepada semua orang yang menginginkan untuk memetiknya.

       Tujuan kami hanya semata-mata ingin mencerahkan masyarakat sekitar agar mampu memahami agamanya dan mampu mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai anggota masyarakat dan sebagai warga negara yang cinta tanah air Indonesia dan bangsanya.Siapapun kami berikan kebebasan untuk menggunakan rumah ini sebagai tempat pilihan alternatif kegiatan sosial seperti arisan kelurga, pertemuan PKK, Rapat arisan RT, RW, hajatan pernikahan dan lain-lain tanpa dipungut biaya. Sekelumit cerita di atas memberikan gambaran bahwa kita mampu memberikan manfaat kepada sesama sebagai bekal kembali bertemu pada Sang Pencipta.

       Mr.Bambs mengelola taman bacaan di lingkungan tempat tinggal sangat menginspirasi saya untuk lebih mengembangkan diri dari segi literasi, menyediaakan beraneka macam bacaan buku-buku di rak almari.Semoga saya mampu mewujudkan impian ini sebagaimana paparan dari Mr.Bams paling tidak hampir mendekati kegiatan seperti beliau.

       Mr.Bams niat awal mendirikan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) karena senang mendongeng dan pecinta dengan anak-anak yang suka membaca dan memanfaatkan koleksi buku di taman bacaannya  dimulai sejak tahun 2004. Taman Bacaan Masyarakat (TBM Pak Bambang awalnya  dinamai nama TBM Ayah Salwa. Nama Ayah Salwa diambil dari nama pendongeng dari Bambang Purwanto yang sudah ada sejak 2004.

       Merintis TBM dengan membeli rumah type 21 yang ditempati dari tahun 2007, mulai digunakan untuk TBM pada tahun 2011. Tepatnya 5 Oktober 2011. Setiap malam beliau menyiapkan buku cerita anak sebanyak 20. Majalah bobo 20 dan koran yang hari kemarin. Disiapkan untuk Salwa puteri semata wayang Mr Bams yang saat itu  berusia 8 tahun. Buku, majalah dan koran yang setiap malam disiapkan dan disimpan di rak plastik  3 trap. Rak diletakan di teras halaman. Rumah kecil yang tak berpagar, meski rumah ditinggalkan, anak-anak bisa membaca buku yang sudah disiapkan pada rak teras rumah. Modal buku saat berdirinya TBM ini, hanya sekitar 200 eksampler,  Buku-buku tersebut  berasal dari koleksi pribadi Mr. Bams sendiri. Sungguh luar biasa usaha untuk  mendirikan taman baca.


Gambar di atas adalah kondisi masa awal pendirian TBM.

       Pada  hari Ahad, Mr. Bams mengeluarkan meja. Buku-buku dari rumahnya dipajang di atas meja. Anak-anak asik mampir ke rumah untuk melihat-lihat sambil membaca buku. Saat membuat tempat duduk menggunakan bambu , orang mengira Mas Bams akan berjualan. Ada juga yang mengira akan mendirikan pos ronda. Wah macam-macam perkiraan orang-orang sekitar pada Mas Bams.

      Rumah yang ditempati Mr Bams,  sejak tahun 2007. Kemudian tahun 2011 bergabung dengan taman baca, di tahun 2012 Mr Bams, mendapatkan kejutan bisa membeli rumah yang hanya berbeda 3 rumah setelah rumahnya.


Tempat duduk bambu sudah berganti menjadi tembok sehingga anak-anak bisa lebih nyaman.

       Bila menggunakan mesin pencari google dengan kata kunci TBM AS Lebakwangi, maka akan muncul banyak informasi tentang taman baca yang Mr. Bams kelola. Tahun 2021 nanti di tanggal 5 Oktober, usia TBM AS Lebakwangi genap 10 tahun. Agar lebih maju lagi, TBM AS Lebakwangi bergabung dengan Forum TBM yang ada dari tingkat Kab/Kota, Provinsi dan Nasional. Selain anak-anak yang dekat dengan rumah, Mr. Bams sering kedatangan anak-anak dari sekolah. Mereka jalan kaki menuju perumahan Lebakwangi Asri tempat TBM beroperasi.

       Apa saja kegiatan yang ada di TBM? Ada beberapa kegiatan yang rutin dilaksanakan TBM Lebakwangi, diantaranya adalah,

1. Baca buku

2. Pinjam buku

3. Mendongeng

4. Belajar menulis (TK/SD)

5. Belajar baca

6. Mewarnai

7. Menggambar

8. Menulis Puisi

9. Komputer

10. Internet

11. Main catur

12. Puzle

13. Pelatihan

14. Menulis resume dan lain-lain.

       Dalam kesempatan malam ini Mr. Bams juga membagi pengetahuan ketika kita hendak mendirikan taman baca. Adapun perizinan yang harus dipenuhi ketika membuat TBM adalah

1. Awalnya membuat perizinan dengan  tetangga.

2. Surat domisili dari Desa

3. Akte Pendirian dari Notaris

4. Ijin Operasional dari Dinas Pendidikan Kab Bandung.

       Taman baca Pak Bambang dikelola dengan baik. Hingga kebermanfaatannya juga benar-benar dirasakan olah warga sekitar. Dari sanalah taman baca yang diprakarsai  Pak Bams mendapat penghargaan dari Pemda Kab. Bandung. Beberapa ada Dari  dinstansi lain. Beberpa penghargaan diarih, salah satunya diberikan oleh Bupati Bandung, Dadang Naser Sabilulungan Award.

                                                          

       Salwa dan bapak bupati, dalam acara penerimaan pengargaan. 

       Kebahagian menghadirkan buku kepada orang lain yang dirasakan Mr. Bams. Merupakan kebahagian yang  pernah dirasakan juga kala mendapatkan kado istimewa dari gramedia berupa ratusan buku anak untuk perpustakaan sekolah. Buku yang mahal itu bagi mereka adalah kebahagiaan. Dunia menjadi demikian luas, cakrawala pengetahuan menjadi hebat untuk dijelajahi dari buku. Karenanya, jika kita masih bertekad menghadirkan kebahagian dari tulisan maka mulai dari sekarang membaca menulis, berkarya, membuat buku yang berdaya menguatkan karakter, agar  menjadikan manusia yang bermanfaat.

 Kata kunci dari saya   “ Kebaikan akan menuai keberkahan. Berbagi tiada henti mewujudkan manusia sejati yang memiliki karakter berbudi luhur lebih dekat pada  Ilahi Rabby”. Selamat berkarya Mr.Bams anak negeri selalu menantimu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tips Guru Berbagai Menulis dan Meneliti

Tips Guru Berbagai  Menulis dan Meneliti Belajar Menulis Gelombang 17 ·                      Pertemuan Ke -24 : Jum’at , 26 Februari 202...