Selasa, 16 Februari 2021

Tantangan Menulis Buku dalam Seminggu

 

Tantangan  Menulis Buku dalam Seminggu

Belajar Menulis Gelombang 17

·                     Pertemuan Ke-19 : Senin, 15 Februari 2021

·                     Waktu                   : 19:00 s/d 21:00 WIB

·                     Pemateri               : Prof.DR.Ir.Richardus Eko Indrajit

·                     Moderator            : Aam Nurhasanah, S.Pd

·                     Topik                   : Kiat Menulis Buku dalam Seminggu

·                     Peresume             : Sri Marwaningsih (marwaningsihsri@gmail.com)

Malam ini kita kembali belajar menulis onlien di PGRI pada pertemuan ke 19. Alhamdulillah di kesempatan pada malam ini kita kedatangan tamu sangat istimewa yang memiliki talenta beraneka ilmu, berkiprah diberbagai lembaga instansi berkarya membagi ilmu membesarkan anak negeri. Beliau adalah Bapak Prof. Richardus Eko Indrajit. Seorang guru besar di bidang Komputer di Perbanas Institute, menempuh program magister di berbagai perguruan tinggi luar negeri, dan pernah juga menjabat sebagai staff khusus. Menpora. Sungguh pencapaian karier melejit luar biasa hebatnya.

Kita bisa menyimak secara lengkap  profil beliau Prof. Richardus Eko Indrajit di https://id.wikipedia.org/wiki/Richardus_Eko_Indrajit. Dengan dipandu moderator handal Ibu Aam Nurhasanah, S.Pd. Beliau dan teman-teman alumni di kelas belajar menulis bersama Omjay dan narasumber hebat lainya bisa mewujudkan impiannya menembus penerbit mayor PT Andi Offset dibawah bimbingan Prof. Richardus Eko Indrajit juga. Kami Turut merasakan kegembiraan dan bangga atas diterbitkaan buku para alumni. Kalau sudah duwet bersama prof. Eko segan penerbit untuk tidak mengeksekusinya.

Beliau memaparkan kepawaian menulis dengan cepat di WAG dengan tema “Kiat Menulis Buku dalam Seminggu”. Manusia sebagai makhluk sosial tidak terlepas dari komunikasi lewat lisan. Bercerita dengan sesama dalam sehari-hari, seminggu, sebulan,bahkan setahun jika dikumpulkan menjadi tulisan pasti sudah berbagai lembar kertas berserakkan di mana-mana.

Kiat beliau menyemangati kami "Mengubah berkomunikasi via oral (mulut) ke dalam via tulisan adalah cara jika ingin menulis dan menerbitkan buku dalam satu minggu.Sungguh tercengang sambil mengnganga mulut ini menyimaknya. Kiat yang menantang luar biasa bertempur di medan tulisan hingga jadi buku.

Menulis merupakan wujud ucapan yang disajikan dalam bentuk tulisan. Menuangkan hayalan kesukaan, pengalaman sehari bersama keluarga, liburan, pekerjaan, makanan, anak, suami/istri, keluarga, orangtua, serta apapun topik yang terlintas. Semua akan menjadi tulisan. Biasakan menulis setiap hari topik sesuai kesukaan dan kita kuasai. Beliau setiap hari membiasakan menulis 1-3 halaman, tapi pada haris Sabtu dan Minggu bisa berpuluh-puluh halaman. Isinya dari berbagai macam kegiatan dari pagi hingga sore hari. Sebagaimana jauh sebelumnya telah diingatkan Omjay “menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi”.

Suami dari Ibu Lisa A.Riyanto menjelaskan hambatan menulis datang dari diri sendiri. Hambatan menulis terbesar memang ada dalam diri. Dan lagi-lagi kitalah yang memiliki kontrol untuk mulai merubahnya atau tetap mengikuti arus kemalasan. Apalagi jika alasannya hanyalah waktu, justru di masa pandemi seperti sekarang saat yang tepat untuk memulai karena kebanyakan dari kita work from home.

Menulis bisa dijadikan media komunikasi dengan orang terdekat untuk mengungkapkan rasa cinta kasih lewat untaian kata kalimat hingga paragraf tersusun rapi. Dipersembahkan sebagai nasihat pada anak-anak remaja yang cenderung kurang memperhatikan jika lewat ucapan.Anak-anak selalu teringat nasihat tulisan diletakkan di meja belajar. Mereka akan termotivasi dengan nasihat yang kita berikan ini.

Jadi menulis itu bukan semata-mata bertujuan untuk publikasi, bagi Prof. Ekoji menulis adalah untuk meningkatkan imunitas tubuh (supaya tidak mudah terjangkiti covid). Karena dengan menulis beliau dapat membuat orang lain bahagia, tersenyum, gembira, tertawa. Selain itu beliau juga menginginkan kelak keturunannya tetap mengenal beliau karena hal yang tertulis akan terekam abadi. Lalu apakah tujuan menulis kita? 

Menurut Prof. Eko, jangankan seminggu, satu hari saja jika kita memutuskan untuk menulis dari pagi sampai malam, pasti bisa menjadi buku. Beliau bahkan sering mendisrupsi dirinya dengan membayangkan hal-hal aneh. 

Prof. Eko menambahkan, seandainya saja kita diberitahu malaikat bahwa usia kita tinggal 24 jam lagi, dan dalam waktu itu kita tidak bisa bertemu dengan siapa-siapa kecuali disediakan keyboard, komputer, dan Microsoft Word, apa yang akan kita lakukan?  Menantu dari penyanyi melegenda almarhum A.Riyanto menambahkan pasti berhasil membuat buku mengharukan dalam waktu 24 jam.

Terkadang memang kita harus dipaksa, dipaksa menulis akhirnya "terpaksa" jadi penulis. Dan tanpa disadari dalam keadaan terpaksa ini kita jadi banyak belajar, banyak membaca dan mencari tahu.

Demikian materi malam ini bisa saya simpulkan kiat menulis bersama  Prof. Eko :

Semua yang dialami dalam hidup dapat menjadi topik tulisan. Komitmen dan konsisten. Ciptakan lingkungan yang kondusif penuh ketenangan dan kenyamanan. Menulislah dengan senyum, tawa, dan gembira. Buatlah jadual menargetkana sebuah tulisan untuk diselesaikan dengan konsistensi. Komunikasikan dengan keluarga mengenai kegiatan kita menulis agar tidak terjadi salah paham dan untuk mendapatkan support dari mereka.

Kata penutup yang mengharukan bisa dijadikan motivasi diri dari beliau adalahharimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan nama”. 

Artinya adalah bahwa dari semenjak dulu nenek moyang kita ingin agar kita menulis, karena hanya dengan menulislah maka kita dapat hidup seribu tahun lagi.

Menulis adalah doa, menulis adalah cinta, menulis adalah karya, menulis adalah jiwa, menulis adalah manusia

Ungkapan lain dari Ulama ternama tokoh Sufi “Jika kau bukan anak raja, juga bukan anak ulama besar, maka menulislah “(Al Ghazali)

 Intinya menulislah agar hidup ini bisa dikenang sepanjang masa. Berbagi ilmu mengantarkan kita kedrajat lebih tinggi disisi makhluk ciptaan Ilahi Rabiy. Jadikan menulis sebagai hobby menginternalisasi diri sepanjang hari.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tips Guru Berbagai Menulis dan Meneliti

Tips Guru Berbagai  Menulis dan Meneliti Belajar Menulis Gelombang 17 ·                      Pertemuan Ke -24 : Jum’at , 26 Februari 202...