Minggu, 14 Februari 2021

Kiat Menulis Buku Ajar Diterima di Penerbit Mayor

 

Kiat Menulis Buku Ajar Diterima di Penerbit Mayor

 

Belajar Menulis Gelombang 17

·                     Pertemuan Ke-18 : Jum’at, 12 Februari 2021

·                     Waktu                   : 19:00 s/d 21:00 WIB

·                     Pemateri               : Joko Irawan Mumpuni

·                     Moderator            : Bambang Purwanto

·                     Topik                   : Menulis Buku Ajar

·                     Peresume             : Sri Marwaningsih (marwaningsihsri@gmail.com)

 

 

Di kelas pelatihan menulis gelombang 17 PGRI pertemuan ke 18 dengan tema Menulis Buku Ajar. Moderator Bapak Bambang Purwanto lebih kenal disapa Mr Bams. Malam istimewa berada di hari Jum’at. Tanggal 12 Bulan Februari 2021 disederhanakan menjadi 12022021angka yang cantik dan langka kita temui. Narasumber teristimewa pula memiliki beraneka bidang garapan menyertai kegiatan sehari-hari, yaitu Bapak Joko Irawan Maumpuni

Beliau adalah Direktur Penerbit Andi, beliau juga menjadi Anggota Dewan Pertimbangan IKAPI DIY, merangkap Ketua 1 IKAPI DIY, Penulis buku bersertifikat BSNP, juga seorang asesor BSNP. Di bawah ini profil lengkap beliau.



 

Pak Joko dengan piawai memaparkan materi secara langsung menggunakan voice note agar peserta tidak copy paste. Ide yang jitu melatih kami meresume dengan gaya menulis sendiri.

Beliau mengirim slide tangga kejujuran pribadi penulis. Di manakah posisi kita berada. Mari kita jawab seperti saya tidak akan melakuakan menulis, saya tidak bisa melakukan menulis. Saya ingin melakuan menulis. Bagaimana saya melakukan menulis, Saya akan coba melakukan menulis. Saya dapat melakukan menulis. Saya akan melakukan menulis. Ya, saya berhasil melakukan menulis. Sebuah motivasi hebat yang dapat menggugah hati untuk optimis bisa jadi penulis buka. Harapan besar tumbuh sejak mengikuti pelatihan belajar menulis. Usai pelatihan Yes I did it posisi teratas ada di level ini. Karena ingin jadi menulis, dengan semangat mengelora jiwa.

                                      


 

Memperhatikan gambar berikut

 

 


 

 

Slide tersebut tentang Industri penerbitan yang sangat erat kaitannya dengan stakeholders dengan penulis, pabrik kertas, editor, toko buku dan lain sebagainya. Apabila kita telah menuliskan satu buku lalu diterbitkan di penerbitan profesional berarti kita kita sudah membantu memberi nafkah kepada orang banyak seperti Penerbit Andi, karyawannya sangat banyak.

Melihat gambaran industri penerbitan sangatlah kompleks, namun dapat disederhanakan. Perhatikan gambar berikut:

 


 

 

Ekosisten penerbitan secara sederhana hanya terdiri atas 4 komponen. Komponen tersebut yaitu Penerbit, penyalur, Pembaca, dan Penulis. Pembaca merupakan target pasar atau pasar itu sendiri, pelaku industri adalah penulis, penyalur adalah tokoh-tokoh buku dan penerbit.

Dalam menerbitkan buku siapa yang mendapat royalti. Bila ada buku dijual Rp 100.000/  maka toko buku Rp 35.000 penulis Rp 10.000 sebanyak 10% bila dijual lewat tokoh. Kalau Rp 5000 bila dalam semester laku dengan harga Rp 100.000 maka royalti ke rekening penulis 50 juta.

 


 

Faktor penghambat pertumbuhan literasi adalah:

1.   *    Minat baca

Ø  Budaya baca

Ø  Kurangnya bahan bacaan

Ø  Kualitas bacaan

Berdasarkan hasil riset Unesco tahun 2016, bahwa Negara Indonesia berada di tingkat urutan 3 dari bawa  tentang minat baca dan menulis. Lierasi Indonesia sangat kurang, minat baca kurang, lebih senang menonton dan mendengar.

2.  *   Minat tulis.

Hal ini sebagai penghambat karena minat menulis masyarakat sangat rendah. Disebabkan tidak memahami prosedur menulis dan penerbitan. Banyak anggapan salah tentang penulisan dan penerbitan. Kegemaran di antara kita lebih banyak hanya suka bicara namun tidak dituliskan. Selalu ada anggapan bahwa tulisan tidak bagus sehingga lahir apatis dan rasa cemas. Orang Timur suka ngomong dan seharusnya berpikir bagaimana mengubah obrolan menjadi tulisan.  Sehingga secara logika kita membuktikan bahwa jika pandai bicara, maka pandai pula menulis. Hambatan dalam minat tulis yaitu

ü  Budaya tulis

ü  Prosedur menulis dan penerbitan tidak diketahui

ü  Anggapan yang salah tentang dunia penulisan dan penerbitan

3.   *  Apresiasi Hak Cipta

      Di Indonesia sudah menjadi rahasia umum jika ada buku best seller pasti ada buku bajakannya, bahkan sangat berani menjual langsung di marketplace. Walaupun penerbit buku best seller melakukan teguran, tapi tetap saja selalu pelaku tak bertanggungjawab.  Keadaan seperti inilah yang memperburuk penerbitan, orang-orang tak bertanggung jawab selalu melakukan perbajakan. Diharapkan kondisi seperti itu menyadari dan menumbuhkan kesadaran betapa sulitnya menulis. Membajak itu perbuatan tidak terpuji dan tercela. Hambatan dalam apresiasi hak cipta adalah :

ü  Pembajakan

ü  Duplikasi non legal

ü  Perangkat hukum

    Selanjutnya Pak Joko menampilkan tentang proses naskah menjadi  buku. Perhatikan  berikut!


 

 

Ilustrasi dalam gambar tersebut mengurai bahwa untuk menerbitkan buku, langkah pertama yang dilakukan yaitu mengirimkan naskah kepada penerbit buku. Lalu penerbit mempelajari dan melakukan evaluasi terhadap naskah sehingga dapat menentukan diterbitkan atau di tolak.

Ketika naskah di terima maka penulisnya dikirimkan surat pemberitahuan yaitu surat perjanjian tersebut yang harus ditandatangani kontraknya dengan melalui email ataupun cetak.

Cara mengirimkan naskah ke penerbit adalah sebagai berikut:

·       Sertakan biodata diri penulis

·       Sertakan deskripsi segmen pasar

·       Masukan amplop dan kirimkan ke penerbit

·       Menunggu pemberitahuan naskah ditolak atau diterima

Penerbitlah yang akan mengedit tulisan yang dikirim apabila diterima. Ketika naskah tidak memenuhi syarat maka naskah tersebut dikembalikan ke penulis.

Perlu dipahami pula bahwa sebelum mengirim naskah ke penerbit, maka pilihlah penerbit mana yang akan menjadi teken kontrak kita sesuai kriteria penerbit berikut:

1.     Memiliki visi dan misi yang jelas

2.     Memiliki Bussines core lini produk tertentu

3.     Pengalaman penerbit

4.     Jaringan penerbit

5.     Memiliki percetakan sendiri

6.     Ada keberanian mencetak eksemplar

7.     Kejujuran dalam pembayaran royalti

Kemudian hindari penerbit yang tidak bertanggung jawab. Ciri-ciri penerbit yang harus diwaspadai adalah:

·         Hanya bertindak sebagai broker naskah

·         Alamat tidak jelas

·         Tidak ada dokumen perjanjian penerbitan yang baik

·         Tidak memiliki jaringan pemasaran dan distribusi sendiri , tidak memiliki percetakan sendiri

·         Posentase royalti tidak wajar dan laporan keuangan tidak jelas

     Setelah buku diterbitkan penulis memperoleh :

1.    Kepuasan

       Rasa kepuasan memenuhi  batin, karena buku hasil karya kita dibaca dan akan     

       menggema  sepanjang masa.

2.     Reputasi

        Buku sebagai karya yang terpublikasi akan meningkatkan reputasi penulisnya

3.     Meningkatkan karir

       Adanya kebutuhan peningkatan karir jabatan, dan peluang karir di institusi atau perusahaan

4.    Uang

          Royalti, diskon pembelian langsung, seminar/mengajar

  Rahasia sistem penilaian

 


Rahasia tersebut sebagai penulis pemula, harus menemukan ide yang memiliki peluang yang membuat naskah kita dapat di terima oleh penerbit.

Sebagai penulis pemula, usahakan naskah yang dibuat dengan tema populer. Tema populer adalah tema yang sedang menjadi trending dimasyarakat saat ini. Penerbit Andi menggunakan Google Trend untuk menguji apakah naskah tersebut sedang dibutuhkan masyarakat atau tidak. Atau yang dibuat sedang menjadi trend atau tidak.  

Sebuah riset memprediksi perubahan sikap pada perilaku konsumen di Indonesia. Perhatikan gambar berikut!

 


Tentang kuadran kategori naskah, selaku penulis pemula sebaiknya untuk membuat naskah lebar dengan lifecycle pendek. 

Para penulis boleh memilih gaya selingkung manapun tetapi syaratnya harus konsisten. Sebagian besar penerbit memiliki gaya selingkung tertentu, termasuk penerbit Andi menerima semua gaya selingkung.

Kategori penulis:

1. penulis berfikir Idealis, kesempurnaan sebuah karya lebih penting daripada produktifitas (2) Penulis berfikir Industrialis, imbalan finansial menjadi tujuan utama, (3) Penulis berfikir Idealis-Industrialis, memperhatikan kualitas dan kebutuhan pasar  (4) Penulis berfikir tidak Idealis-tidak Industrialis, tidak berkarya.

Menjadi penulis yang Idealis-Industrialis dengan ciri:

 (1) Tetap memperhatikan kebutuhan pasar, tetap berani mengambil sikap yang berbeda dengan kebanyakan penulis lain. (2) Terbuka terhadap masukan tetapi tetap memiliki pendirian yang kokoh (3) Finansial penting namun tetap memperhatikan kualitas (4) Keseimbangan antara karya dan produktifitas.

Model persaingan buku:

Buku teks, meskipun isinya sama tetap terjadi persaingan. Kualitas dan reputasi penulis sangat berpengaruh terhadap reputasi pembeli.

 Model Kerja Sama. Penerbit Andi  dengan Penulis

 1. Kerjasama Reguler, Namun naskah belum tentu diterbitkan

 2. Kerja sama MOU antar lembaga, dalam hal ini naskah ada jaminan pasti diterbitkan, Logo kampus dicantumkan dalam cover, Meningkatkan rangking Webometrik kampus karena buku tersebut akan di upload di googlebook, dan wajib dipakai/dibeli kampus minimal 300 eks/pesenan

3. Kerjasama MOU perorangan

 

Kita bisa mengambil pelajaran dari kata bijak orang termasyhur dalam sejarah dunia yang dapat memotivasi sebagai penulis pemula.

1. "Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang ditengah masyarakat dan dari sejarah (Rumah kaca, h 352)." Pramudya Ananta.

2.  Bila kau bukan anak raja, juga bukan anak ulama besar, maka menulislah (Al Ghazali)

3. “Tahukah kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapapun? Karena kau menulis. Suaramu tak kan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari”.(Pramudya Ananta) 06/02/2006

 

    Untaian kata dari penulis pemula. Menulis karya nyata dalam rangka berbagi dengan sesama kemanfaatannya. Merangkai kata seni mengukir hati menajamkan pikiran. Mengirim tulisan mengasah keterampilan jari tangan ciptaaan Zaat yang  Maha Tinggi Allah SWT tuk dipertanggunjawabkan di akhirat kelak nanti.

 

2 komentar:

  1. Tinggal sedikit lagi sudah bisa membukukan resume ya bu, mantap

    BalasHapus
  2. Bu Pipit nih yang keren juga resumenya mari kita jadikan Bu Bu kita saling suppot ya moga sukses selalu

    BalasHapus

Tips Guru Berbagai Menulis dan Meneliti

Tips Guru Berbagai  Menulis dan Meneliti Belajar Menulis Gelombang 17 ·                      Pertemuan Ke -24 : Jum’at , 26 Februari 202...