Belajar Menulis Gelombang 17
Menulis Jadikan Guru Hebat Bermartabat
1/19/2021 10:50:00 AM Diklat Belajar Menulis di Blog
Ø Pertemuan Ketujuh : Senin, 18 Januari 2021
Ø Waktu : 19:00 s/d 21:00 WIB
Ø Pemateri : Noralia Purwa Yunita, M.Pd
Ø Moderator :
Aam Nurhasanah, S.Pd
Ø Topik : Produktif Menulis Buku
Ø Peresume : Sri Marwaningsih
Belajar menulis
malam ini dipandu moderator Ibu Aam Nurhasanah,S.Pd dengan narasumber Ibu
Noralia Purwa Yunita, M.Pd. di WhatssApp Group (WAG), seorang penulis hebat
kelahiran Kudus dan saat ini sebagai pengajar di SMP Negeri 8 Semarang lebih
akrab disapa dengan bu Nora. Beliau
juga merupakan alumni Diklat Belajar Menulis Bersama Omjay gelombang 8.
Saya menjadi lebih percaya diri bahwa belajar menulis di
PGRI bersama Omjay telah banyak menghasilkan penulis mahakarya luar bisa
hebatnya. Lalu bisakah saya seperti mereka ? Oh kenapa tidak ? Itu mengeliat
dalam relung hati terdalam. Mulai dari
diri sendiri dan sekarang harus berubah menjadi penulis walupun tidak sedasyat
para narasumber di kelas belajar menulis gelombang 17 di PGRI.
Menulis merupakan pekerjaan yang mudah,
semudah berbicara sehari-hari dengan sesama. Modal menulis berawal dari membaca
sesuatu yang terkesan kemudian dituangkanlah ide itu dalam tulisan yang indah
enak dibaca oleh pembaca. Bisa jadi aktivitas sehari-hari kita menjadi modal
utama menulis antologi. Penghambat atau momok sejak dulu kala adalah
kemalasaan, kesibukkan, kelelahan, kebosanan untuk menulis. Aktifitas seorang
pendidik memang sangat luar bisa padat dari mulai pekerjaan sekolah, rumah dan
sosial kemasyarakatan selalu menanti
tenagamu wahai guru hebat serba mau mampu dan berguna selalu.
Obat kesemua
itu tidak lain adalah “Niat tulus ikhlas “ menulis sambil berdakwa menebarkan
kebenaran dan kesabaran diabadikan menjadi sebuah buku. Insya Allah semoga
terwujud Ya Rabb. Menulis juga bersedekah ilmu kepada sesama yang dapat menghibur
kesenagan kebahagiaan hingga mampu mengubah sesorang menjadi lebih tahu,
terampil mengaplikasi disekujur jiwa raga menjadi manusia berkualitas dihadapan
manusia maupun dihadapan sang pencipta Allah SWT. Kelak akan dipetik di hari
akhir setelah kematian.
Penulis pemula untuk dapat menghasilkan banyak karya
merupakan hal yang sulit untuk dilakukan. Walaupun demikian, semua kesulitan
yang dialami akan menjadi mudah apabila kita mengetahui caranya untuk
menghasilkan karya dan disertai dengan banyaknya latihan menulis. Ada kesulitan
pasti ada kemudahan sebagaimana Firman Allah dalam Al-Qur’an Surah As-Syarh
ayat 5-6. Artinya Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan (5).
Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.
Ibu Nora sebelum
memaparkan tentang bagaimana cara
seorang penulis bisa menghasilkan karya yang banyak sesusai tema malam ini “
Produktif menulis buku “ mengajak kepada bapak ibu untuk berdoa sejenak kepada saudara-saudara kita yang sedang diuji
keimananya oleh Allah SWT di Kalimantan Selatan, Sulawesi barat dan daerah lain
yang sedang tertimpa musibah, semoga selalu dalam perlindungan Allah SWT,
diberikan kesehatan, keselamatan, kesabaran dan kekuatan dalam menghadapi
segala musibah yang ada. Dan semoga keadaan segera pulih seperti semula.
Kita bisa
saling bersilaturahmi dengan Ibu Nora melalui blog beliau noraliapurwa.blogspot.com
Beliau dalam waktu relatif singkat dapat menghasilkan 8 buku . Hal itu tidak
lepas dari kegigihan dan keseriusan memfokuskan diri pada produktifitas menulis
buku tersebut.
Ibu Nora mengawali menulis
buku ketika adanya wabah Covid-19 bulan April 2020 tahun kemarin. Hingga akhir
tahun 2020 kemarin beliau telah berhasil menerbitkan 4 Buku solo dan 4 Buku
Antologi. Berikut hasil karyanya:
Kesuksesan beliau tidak serta merta datang begitu saja akan
tetapi semua diperoleh dengan usaha yang keras. Beliau berbagi “Tips Menghasilkan Karya Dalam Waktu Singkat”, diantaranya:
v Mengikuti program menulis antologi
atau kolaborasi
v Menulis setiap hari di blog
v Menulis di media sosial
v Menulis buku harian
v Mengajak siswa untuk menulis
Beliau juga berbagi Cara Penulisan
Buku yang baik dan benar. Cara ini, beliau dapat dari buku UKTUB karya Bp.
Akbar Zainuddin. Beliau menyingkatnya dengan "TOJTRP".
1. Tema. Tentukan terlebih dahulu tema buku yang akan ditulis.
2. Outline / TOC/ Daftar isi.
Ada beberapa alasan pentingnya pembuatan daftar isi:
§ Daftar isi merupakan kerangka pikiran kita dalam menuangkan setiap ide dalam buku yang akan kita tulis.
§
Membantu
menjabarkan tiap bab dan sub bab dalam buku.
§
Kita
dapat mengetahui awal dan akhir dari buku kita melalui daftar isi ini.
§
Membantu
kita dalam mencari referensi / pustaka yang kita butuhkan.
§
Agar
tulisan dalam buku kita lebih terfokus dan tidak sampai keluar bahasan / topik.
§
Dan
yang paling penting, adanya daftar isi ini akan membantu kita untuk menjadwalkan
kapan
buku kita harus selesai. Dengan kata lain target waktu diselesainya
buku.
Adapun cara membuat daftar isi untuk karya NON FIKSI adalah
dengan menerapkan 2W+1H.
WHAY.
(MENGAPA). Berisi Sebab, Pentingnya dan
Alasannya).
WHAT
(APA). Artinya bab tersebut
menjelaskan pengertian, jenis, atau mungkin ciri
khusus
dari apa yang akan kita tulis di buku kita.
HOW
(BAGAIMANA). Meliputi tahap pembuatan,
pelaksanaan, penerapan, hasil dan
kelebihan
serta kekurangan.
Sedangkan untuk NASKAH FIKSI seperti novel, cara membuat
daftar isi, diantaranya:
v
Tentukan
prolog. Biasanya pengenalan tokoh, setting
cerita, awal cerita. Biasanya di
prolog
ini belum ada konflik, alur juga belum terlalu terlihat karena masih merupakan
bagian
awal dari cerita.
v
Tentukan
konflik cerita. Biasanya di bab2 pertengahan
sudah mulai muncul apa yang
menjadikan
konflik atau permasalahan dari cerita itu. Ini merupakan bab inti karena di
dalamnya
ada hikmah yang dapat diambil dari pembaca.
v
Tentukan
klimaks dari konflik. Ini biasanya masih ada di bab
pertengahan yang
merupakan
puncak dari konflik yang terjadi.
v
Tentukan
solusi dari konflik yang ada. Ini
merupakan bagian bab sebelum akhir bab.
Biasanya
penulis menyajikan solusi permasalahan dari konflik yang terjadi, jalan keluar,
adanya
hikmah dan pesan kepada pembaca.
v
Tentukan
epilog yang merupakan akhir dari cerita. Bagian ini merupakan bab
penutup
dari cerita di naskah fiksi.
3. Jadwal
Jadwal kita tentukan berdasarkan outline yang kita buat.
Misalnya kita ingin 1 bulan selesai sementara kita memiliki 5 bab di outline
kita, maka tinggal dibagi saja waktu 1 bulan itu dengan 5 bab Hasil itu adalah
waktu kita menyelesaikan buku 5 Bab dalam 1 bulan.
4. Tulis
Setelah outline oke, jadwal fixed ,
referensi siap,, tinggal menulis sesuai dengan outline yang kita buat.
5. Revisi
Revisi dapat dilakukan dengan swaeditinva atau dengan
bantuan. Lebih baik jika meminta bantuan karena ini sangat berguna
untuk.menemukan kesalahan dalam penulisan buku saya, baik dalam hal EYD,
struktur kalimat atau pemilihan kosa kata. Dengan demikian, hasil buku kita
akan lebih renyah ketika dibaca.
6. Penerbit
Setelah semua beres, naskah lengkap sudah editing, pelengkap naskah sudah oke, tinggal memasukkan ke penerbit. Boleh penerbit mayor atau indie.
Tulisan di atas dapat kita jadikan sebagai pedoman
untuk memulai menulis. Walaupun tulisan yang dihasilkan belum bisa untuk
diterbitkan, setidaknya dengan melakukan hal tersebut kita bisa terus belajar
dan mengasah kemampuan untuk bisa terus produktif menulis. Semakin banyak karya
yang kita hasilkan maka semakin baik pula kualitas tulisannya.
Diakhir belajar
menulis kelas onlien paparan dari Ibu Nora berkata “Buatlah karya agar dapat
dikenang sepanjang masa agar kehidupan menjadi lebih bermakna dan bermanfaat
untuk sesama”. Sebuah kalimat yang sungguh menggugah hati ini untuk segera
singsingkan lengan baju serentak, massa
menanti tenagamu selalu wahai guru
nusantara hebat. Hidup sekali harus bermanfaat bagi orang lain. Marilah berkarya
diabadikan dalam buku yang dapat dikenang sepajang masa.


Mantap Ibu resumenya.👍👍👍
BalasHapusSemangat untuk terus berkarya.
Masya Allah, keren dan mantap resumenya bunda.
BalasHapuskerennn Bunda makasih dah main..salam literasi
BalasHapushttps://suryanietin.blogspot.com/2021/01/inilah-5-trik-menulis-buku-yang.html
Bagus resume nya bu
BalasHapusLuar biasa resumenya bu...
BalasHapus